Bagaimana Kita Hanya Duduk Diam, Sementara Semua Terus Berlalu, Sadarkah?

SHARE:

Karena waktu tak pernah berjalan mundur, air mengalir pun tak bisa berbalik arah ke hulu. Oleh karena itu, setiap pribadi di dunia ini akan ...


Karena waktu tak pernah berjalan mundur, air mengalir pun tak bisa berbalik arah ke hulu. Oleh karena itu, setiap pribadi di dunia ini akan terus berusaha untuk mengejar apa yang dia inginkan. Terlebih lagi jika ada seseorang yang sudah satu langkah lebih dulu dari dirinya.


Seperti pada ulasan berikut, sebuah kisah inspiratif dari seorang wanita yang menyarankan kepada kita semua, untuk terus bergerak dan tak berjalan di tempat, sementara semua berlalu dengan cepat.

“Wah, si itu sudah menikah.”

“Eh, si dia sudah punya dua anak.”

“Keren ya, mereka sudah pada lanjut kuliah S2.”

“Nggak nyangka, kariernya si dia makin bersinar saja.”

Ladies, pernah nggak kamu membanding-bandingkan dirimu dengan teman atau orang lain? Tak bisa dipungkiri kalau perubahan akan terus terjadi dalam hidup. Masing-masing orang berjalan di atas pilihannya sendiri. Nasib dan takdir pun akan bakal berbeda satu sama lain.

Hingga pada suatu titik kita merasa bahwa semuanya berjalan terlalu cepat. Sementara kita? Kita masih saja jalan di tempat. Masih melakukan hal yang itu-itu saja. Tidak ada (atau lebih tepatnya belum ada) perubahan yang signifikan. Malah rasanya segalanya jadi mulai terasa membosankan. Ah, kalau sudah begini apa yang harus kita lakukan?

Keluar dari Zona Nyaman dan Melakukan Sesuatu yang Baru


Mungkin ini memang saatnya kita keluar dari zona nyaman. Lalu melakukan sesuatu yang baru. Sesuatu yang memberi warna baru dalam hidup. Sampai kapan mau jalan di tempat? Sementara yang lain sudah makin melesat dengan kehidupannya masing-masing. Pastinya kita akan merasa takut dan cemas. Keluar dari zona nyaman artinya mengambil risiko yang baru. Sudah siapkah kita menghadapi risiko itu nantinya?

“The mystery of human existence lies not in just staying alive, but in finding something to live for.” -  Fyodor Dostoyevsky, The Brothers Karamazov 

Terlalu Sering Membanding-Bandingkan Diri dengan Orang Lain Cuma Bikin Tambah Galau


Ngaku deh berapa waktu yang sudah kita habiskan di media sosial dan stalking akun teman atau orang lain? Berapa banyak waktu yang terbuang untuk membandingkan diri dengan orang lain? Dan apa yang kita dapat dari semua itu? Makin galau atau justru tambah termotivasi melakukan sesuatu? Bagaimana pun seringkali rumput tetangga terlihat lebih hijau daripada rumput di kebun sendiri. Bakal nggak sehat kalau lebih sibuk memperhatikan hidup orang lain. Lebih baik fokus sama hidup sendiri saja.

“The purpose of life is not to be happy. It is to be useful, to be honorable, to be compassionate, to have it make some difference that you have lived and lived well.” - Ralph Waldo Emerson 

Temukan Tujuan Hidupmu yang Seutuhnya





Sungguh ini pertanyaan sulit. “Apa tujuan hidupmu?” Pertanyaan yang satu ini mudah sekali dilontarkan. Tapi mencari jawabannya bisa bikin bingung sendiri. Mulai dulu dari apa yang ingin kamu raih di hidup ini. Kemampuan dan potensi apa yang sekiranya bisa kamu gunakan untuk menjadikan hidupmu ini istimewa. Juga, nantinya kalau kamu sudah tua, kira-kira apa yang bakal membuatmu terus tersenyum dan tak menyesali semua yang terlewat.

Oleh karena itu, ayo kita jadikan hidup kita lebih baik lagi. Tak perlu gampang iri dengan kehidupan orang lain. Siapa tahu orang-orang tersebut sebenarnya telah melewati ujian yang panjang hingga bisa sesukses sekarang. Hanya saja mereka tak mengeluh. Keep up your fighting spirit!

Jika artikel ini bermanfaat, bagikan ke orang terdekatmu. Bagikan informasi bermanfaat juga termasuk amal ho.... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !



Sumber : Harian Publik - Bagaimana Kita Hanya Duduk Diam, Sementara Semua Terus Berlalu, Sadarkah?
Nama

Kesehatan,1,
ltr
item
Harian Publik: Bagaimana Kita Hanya Duduk Diam, Sementara Semua Terus Berlalu, Sadarkah?
Bagaimana Kita Hanya Duduk Diam, Sementara Semua Terus Berlalu, Sadarkah?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSQ0Kp5E0YXooGY7Y6rjFH6tUF9Mk9Jmg9WUO7gG3hHXcvK-ABcHamQJkSKszSIpmymUhM1Ucu067ITl_semYuScgYzLLffCIgAD72GECdqm8IOGjSXPPsFWbhCM_nHvSaM0A9_-aZdLA/s640/wanita-muslimah-sendiri.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSQ0Kp5E0YXooGY7Y6rjFH6tUF9Mk9Jmg9WUO7gG3hHXcvK-ABcHamQJkSKszSIpmymUhM1Ucu067ITl_semYuScgYzLLffCIgAD72GECdqm8IOGjSXPPsFWbhCM_nHvSaM0A9_-aZdLA/s72-c/wanita-muslimah-sendiri.jpg
Harian Publik
https://caraserbahemat.blogspot.com/2017/04/bagaimana-kita-hanya-duduk-diam.html
https://caraserbahemat.blogspot.com/
https://caraserbahemat.blogspot.com/
https://caraserbahemat.blogspot.com/2017/04/bagaimana-kita-hanya-duduk-diam.html
true
558718208639032459
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy